Buku lusuh ,
dekil , lecek , kotor semuanyaa ku temukan dalam sebuah tempat sampah dimana
biasanya aku mengais uang selama ini. Aku tidak mengerti apa yang ku temukan
ini , ingin ku bertanya kepada mereka yang tahu , tapi entah kenapa aku malu
untuk bertanya dan akhirnya ku putuskan
untuk mengetahui nya sendiri. Sepanjang jalan sambil memungut sampah plastik di
rumah rumah besar aku menghayal apa yang ku temukan tadi… Selama ini aku memang
tidak bersekolah , aku hanya belajar seadanya dari orang tua ku … Aku memang
tidak bersekolah sejak kecil , ingin rasanya aku bersekolah tapiii semuanya
mungkin Cuma jaadi harapan pupus bagi ku , karena memang orang tua ku tidak
mampu untuk membiayai sekolah . sekali-kali aku berhayal ada seseorang yang
membantu keluarga ku layaknya di sinetron sinetron atau film film ituu ,yang
akhirnya happy ending , tapi itu semua mungkin juga Cuma menjadi harapan kosong bagiku , harapan
semu bagi keluarga ku , tidak mungkin ada orang yang membantu seperti itu
,mungkin ini memang takdir keluarga ku harus hidup semuanya tergantung dari
jalanan …
Lamunan ku
harus buyar ketika ada seorang ibu cantik memanggil ku dari rumah besar itu “
dik dikk , kesini dik” teriak ibu itu, aku pun menoleh ketika ada yang
memanggilku , sempat aku bingung mengapa perempuan itu mengetahui namaku ,
entah dari manaa perempuan itu mengetahuinya .. Aku pun bergegas menuju rumah
perempuan itu .. “iyah bu ada apa memanggil saya ? “ ucapku kepada perempuan
cantik itu , “ini dik ibu ada beberapa botol plastic dan kardus sisa apa kamu
mau mengambilnya ? “ kata perempuan itu ramah. Aku hanya tersenyum kecil dan
mengangguk. Entah kenapa aku malu untuk mengatakan ya , karena memang jarang ada
orang seperti perempuan ramah ini. Aku hanya berteriak kegirangan dalam hati
saja , aku hanya tersenyum kecil, yang penuh mengandung makna. Setelah selesai
ku kemas semuanya aku bergegas untuk menuju gubug lusuh kesayangan ku , tak
lupa aku mengucapkan kata terima kasih kepada perempuan ramah itu.
Sesampainya di
gubug lusuh aku masuk ke kamar kardus ku, untuk membuka apaa maksud dari kertas
kertas bertumpuk tebal yang nama di halaman depan itu BUKU. Selintas di pikiran
ku apaa BUKU apa itu BUKU ? apaa kegunaan BUKU ? ingin ku ketahui seluruhnya .
Tapi aku tidak mungkin bertanya kepada siapa saja , karena aku bertekad untuk
berjuang sendiri … Mulai ku buka buku
itu secara perlahan, ingin ku pahami apaa maksudnya. Akhirnya secara perlahan
ku buka buku itu … Dan buku itu.. Hanya sebuah BUKU KOSONG tanpa ada coretan di
dalam nya sedkit pun ! hanya BUKU KOSONG ! Buku kosong tanpa coretan , tak ada catatan
bermakna di atasnya , semuanyaa hanya berisi kertas kosong ! sejenak aku
berpikir , “untuk apa orang itu membuang bukunya ? kalo memang buku ini masih
kosong untuk apa di buang ? sungguh kertas ini harusnya berisi banyak makna di
dalam nya , kenapa harus kosong ?” … Pikiran itu terus melayang-layang di
pikiran ku. “Ah sudahlah sebaiknya ku
gunakan saja buku ini , mungkin buku ini bisa bermanfaat untuk ku , walau aku
tidak mengerti bagaimana cara menulis itu “…. Kubanting saja buku itu beserta
tubuku ke atas kasur lapuk. Entah kenapa setelah aku mendapat buku itu pikiran
ku melayang layang tentang buku itu. “Dimana aku harus belajar menulis ? agar aku
bisa membuat sedikit catatan bermakna di atas buku itu? Huaaaah!!” amarahku
meledak ledak di hati… seakan akan aku kesal mengapa aku di takdirkan untuk
tidak bisa membuat coretan di atas buku itu!! Ingin sekali aku membanting
segala nya menangis sekencang-kencangnya di bawah hujan yang deras ! sudah lah
untuk apa aku melakukan hal itu , toh itu tidak dapat membantu ku untuk bisa
membuat sedikit saja coretan bermakna di atas buku kosong itu …
Ku putuskan
untuk keluar kamar dan mencari lagi barang-barang bekas kembali .. sepanjang
jalan aku tidak mengerti mengapa pikiran
itu tidak berhenti kea rah buku lusuh tadi. Hingga akhirnya ketika aku
mengambil sedikit sampah plastic aku tidak sengaja melihat anak-anak di ajarkan
membaca atau pun menulis oleh guru itu. Deg rasanya hati ku tumpah ruah ingin
rasanya aku ikut dengan mereka walau hanya menumpang belajar dengan mereka agar
aku bisa membuat setitik coretan bahkan catatan bermakna di atas buku itu. Tapi
rasanya tidak mungkin aku ikut dengan mereka , mereka hanya orang-orang kaya
sedangkan aku ? hanya seorang gadis miskin ! GADIS MISKIN ! aku hanya bisa
tersenyum sambil menitikkan air mata, seandainya aku bisa seberuntung mereka
yang bisa belajar membaca dan menulis sehingga bisa membuat coretan bahkan
catatan bermakna di atas banyak buku..
aku berjalan sambil sesekali melihat mereka sedang belajar apa .. hingga
akhirnya aku berhenti di sebuah kelas di mana guru itu sedang memberikan
pelajaran menulis kepada murid-murid nya…kemudian aku menaruh karung sampah ku
ke pinggir kelas itu, akupun berusaha
mencari cari kertas sisa di sekitar aku berdiri.. Dan ternyata ada 1 kertas !
“AHAAAA ternyata ada juga kertas sisa tak apalah yang penting bisa aku gunakan
untuk belajar menulis seperti mereka yang di dalam” sentak ku dalam hati
.. tapiii , ada satu yang aku lupakan ,
aku menulis menggunakan apaa ? aku tidak punya pulpen atau pun pensil seperti
mereka…” aku berusaha mencari pulpen atau pun pensil seperti yang mereka gunakan
.. Hingga akhirnya ada satu pulpen yang kemudian aku gunakan untuk menulis .. “ untung guru itu
belom memulai kembali pelajarannya .. “ ucapku pelan seraya menghembuskan nafas
lega. Aku pun mulai mengikuti apa yang di suruh oleh guru itu kepada para muridnya
.. Awalnya memang aku susah untuk mengikutinya , sempat muncul rasa keputusasaan
dalam diriku untuk belajar menulis ini. Dalam kertas ini mulai banyak coretan
coretan bermakna. Aku memang belum menyadarinya kalau di kertas itu sudah mulai
banyak ada nya coretan walau tidak seluruhnya bermakna… Aku terus berusaha
hingga jam pelajaran itu selesai entah kenapa timbul kepuasan dalam diriku
karena memang aku secara perlahan sudah bisa MENULIS seperti mereka… mungkin
ini memang suatu anugrah dari untukku yang ALLAH berikan kepadaku …
Aku
pun meneruskan perjalanan menuju rumah lusuh ku , sembari berjalan menuju rumah
ku itu aku tidak sedikitnya mengeluarkan senyuman kecil secara terus menerus ..
Aku bertekad dalam hati ku untuk terus belajar menulis dan membaca semampuku
agar aku bisa membuat sedikitnya coretan atau banyaknya coretaan dalam buku
yang kutemukan kemarin .. “AKU PASTI BISA ! “ Teriakku sekencang-kencang nya
tanpa memperdulikan orang orang yang memperhatikanku .. Mungkin di pikiran
mereka aku layaknya orang gila yang berteriak dan senyum senyum sendiri. HAHA
mereka tidak tau betapa girang nya aku yang mulai bisa mengerti beberapa hal
yang mungkin mereka juga tidak terlalu mengerti … Sesampainya di rumah aku
bergegas untuk menuju kamar kardusku untuk belajar membaca dan menulis di atas
buku lusuh kemarin .. Aku mulai menulis sesuai yang ku pelajari tadi .. Belajar
secara otodidak tadi.. Ku tulis secara perlahan namun pasti , ku tulis secara
rapi tulisan tulisan tadi .. Aku menulis perlahan-lahan dan berusaha tanpa ada
nya sedikit coretan pun di buku lusuh ku ini..
************************************************
3 jam kemudiaaaan …….
Tak
kusangka aku berhasil menulis rapi dan aku pun bisa membacannyaa! Mataku seakan
akan berlinang banyak air mata … aku tak menyangka aku bisa mewujudkan apa yang
aku inginkan, tanpa bantuan orang lain dan orang tua ku, aku bisa usaha sendiri
dengan cara ku ! dan aku berhasil membuat SEDIKIT CORETAN BERMAKNA di atas buku lusuh ini … mungkin bagi
sebagian anak-anak seumuranku semua coretan ku itu layaknya anak TK yang baru belajar tapi menurut ku ? ini
semua, semua coretan ini adalaah coretaan indah penuh makna …
aku tak menyangka aku bisa mencapai semuanyaaa :D air mata ku menetes
terus menerus , aku menangis ! yaa aku menangis !!! menangis KEBAHAGIAAN ! aku
menangis bukan karena aku cengeng , tapi aku menangis BAHAGIA ! aku menangis
karena aku berhasil !!
Aku
pun berusaha menulis suatu pesan di buku
lusuh ku ini , aku pun sembari melihat huruf A sampai Z yang ku tulis dengan
rapi tadi , aku susun sebuah pesan dengan tulisanku yang cukup acak adut
layaknya cakar ayam , yang ku harap nanti misalkan ada yang mau meminjam atau
menemukan atau sekedar membaca mereka bisa paham maksud mengapa aku menulis
pesan di buku lusuh ini.. aku juga akan menulis beberapa cerita bagaimana di
temukan hingga ada banyak coretan bermakna di dalamnya .. aku pun menulis di
bagian depan buku itu .. Isinya berbunyi : “ usaha lah yang mampu membuat ku bisa mencapai segalanya yang ku cita-citakan..
memang cita-cita ku menurut kalian yang bersekolah itu terlalu aneh bagi kalian
semua , tapi ini memang cita-cita ku , aku bisa mencapainya karena usaha , jadi
bagi kalian yang ingin mencapai apa yang di inginkan berusahalah , dan merasa
yakin dan mampu kalo kalian bisa J “ ku tulis di
bawahnya oleh nama ku FADIKA …. Ku tutup buku lusuh ku itu , ku simpan di
samping bantal ku dan akhirnya aku tertidur dengan rasa senyum dan rasa
kebanggan di dalam diri ku .. J




